Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA TERKINI » Pendidikan Harat (mewah) Mahal

Pendidikan Harat (mewah) Mahal

(97 Views) Maret 8, 2012 5:56 pm | Published by | No comment

setelah selesai shalat shubuh, ku coba jalan-jalan ke pasar tradisional dekat kontrakan, sungai Lulut , Banjarmasin Timur. di pasar tradisional tersebut aku terpaku pada seorang penjual ibu-ibu yang berjualan sayur-sayuran, ibu itu berjualan tidak sendiri, dia bersama ke tiga anaknya. dan akhirnya ku coba mnghampiri ibu tersebut sambil nanya-nanya harga sayur yang di jual, dalam hatiku terbesit pertanyaan “anak ini umurnya kayaknya tidak jauh berbeda umurnya dengan adikku”, sambil membeli sayur, aku berbincang-bincang dengan ibu tersebut :
Aku : Bu, berapa umur anak ibu ini?
ibu: yang kecil 5 tahun, tengah 10 tahun, dan yang paling besar 14 tahun.
aku: jam segini anak ibu ga’ siap-siap untuk ke sekolah ya bu?
ibu : anak ibu ga’ ada yang sekolah de’, sekolah sekarang “mahal”.
aku : ibu, pemerintah kan ngadain sekolah gratis 9 tahun bu, kenapa ga’ disekolahin?
Ibu : yaaa. memang gratis de’, tapi sekolah tetap aja minta sumbangan untuk biaya pendidikan kepada setiap orang tua, dan sumbangan yang harus di bayar untuk itu “mahal” banget de’.
mendengar jawaban ini, miris hati ku ketika ada anak bangsa yang besar ini tak mampu bersekolah gara-gara biaya yang “mahal”, setelah membayar sayur dan aku pun pulang, sambil membawa sejumlah pertanyaan di dalam hati.
teringat Kebangkitan nasional, sumpah pemuda dan reformasi merupakan momen” yang berisi harapan bagi kemajuan bangsa Indonesia. sementara kemajuan dan kebesaran bangsa ini terletak pada kesejahteraan rakyatnya. untuk membwa rakyat kepada kesejahteraan, maka kebijakan dari pemerintah mennjadi sangat penting.  dan kebijakan tentang pendidikan salah satu yang penting.
pendidikan merupakan salah satu hal yang patut untuk diperhatikan dengan baik, karena dengan pendidikanlah generasi muda yang lebih berkualitas bisa terbentuk. menyikapi pentingnya pendidikan ini, maka kebijakan dari pemrintah sesuatu yang sangat penting, keberlangsungan pendidikan tak lepas tanpa kebijakan yang benar.dan untuk mendapatkan pendidikan juga di jamin oleh undang-undang, artinya undang-undang menyebutkan bahwa negara wajib memberikan pendidikan kepada setiap warga negaranya.
namun sayang nya hal ini tampaknya tidak terwujud kerena tidak semua masyarakat bisa menikmati “mewah”-nya pendidikan.
setahu saya rencana pemerintah memprivatisasi pendidikan dilegitimasi melalui sejumlah aturan, misal: UU Sistem Pendidikan nasional, RPP tentang wajib belajar dll..kalau tidak salah pasal 53 (1) UU No 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional, yang mna isinya, penyelenggara atau satuan pendidikan formal yg di dirikan oleh pemerintah berbentuk badan hukum pendidikan. dan hal ini berarti sekolah seperti hal nya perusahaan, sekolah di bebaskan mencari modal untuk diivestasikan dalam operasional pendidikan.
dan akhirnya dengan melakukan privatisasi pendidikan, berarti pemerintah telah melegitimasi pendidikan dngan menyerahkan langsung tnggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke sekolah, dan sekolah memiliki otonomi untuk mnntukan biaya sendiri mengenai penyelenggaraan pendidikan. akbibatnya akses rakyat yang kurang mmpu untuk mnikmati “mewah”nya pendidikan menjadi terbatasi, dan jarak antara yang kaya dan miskin semakin lebar.
pemerintah sibuk dengan kesejahteraan mereka, kesejahteraan rakyat dilupakan.

Categorised in: ,

No comment for Pendidikan Harat (mewah) Mahal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *