Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA TERKINI » Tujuan dan Hikmah Sebuah Pernikahan

Tujuan dan Hikmah Sebuah Pernikahan

(100 Views) Mei 24, 2012 11:00 pm | Published by | No comment


Sebelum kita melangkah jauh lebih kedalam, marilah kita bersama-sama melihat Firman Allah SWT, dalam surah Ar-Ruum Ayat 21:
Artinya: “ dan diantara tanda-tanda (kebesarannya)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih saying. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”.
Salah satu tanda terbesar dan nikmat teragung yang diberikan Allah kepada manusia adalah diciptakannya kecenderungan dalam diri manusia untuk hidup berpasang-pasangan. Seorang laki-laki diberikan naluri untuk tertarik kepada kecantikan dan kelembutan seorang perempuan, begitu juga seorang perempuan diberikan naluri untuk tertarik kepada kegagahan dan ketegasan seorang laki-laki.
Ketertarikan ini memiliki fungsi alami untuk memepertahankan dan mengembangkan kelangsungan hidup manusia itu sendiri, lebih jauh dari sekedar memenuhi kebutuhan bertahan hidup, ketertarikan ini menciptakan kenikmatan ketika dijalankan di jalur yang telah dituntunkan.
Kebersamaan dan ketertarikan antara laki-laki dan perempuan ini disatukan dalam sebuah ikatan yang disebut dengan ikatan perkawinan. Dalam hal ini ada beberapa tujuan dari di syariatkannya perkawinan atas umat Islam. Diantaranya adalah, pertama untuk mendapatkan keturunan yang sah bagi melanjutkan generasi yang akan datang, hal ini terlihat dari isyarat  dalam firman Allah swt, dalam surah An- Nisa ayat 1 :
Artinya: “wahai sekalian manusia bertakwalah kamu kepada Tuhan-mu yang menjadikan kamu dari diri yang satu dari padanya Allah menjadikan istri-istri dan dari keduanya Allah menjadikan anak keturunan yang banyak, laki-laki dan perempuan”

Keinginan untuk melanjutkan keturunan merupakan naluri atau garizah umat manusia bahkan juga garizah bagi makhluk hidup yang diciptkan Allah swt. Untuk maksud itu Allah menciptakan bagi manusia nafsu syahwat yang dapat mendorong untuk mencari pasangan hidupnya untuk menyalurkan nafsu syahwat tersebut. Dan untuk memberi saluran yang sah dan legal bagi penyaluran nafsu tersebut adalah melalui lembaga perkawinan. Kedua, untuk mendapatkan keluarga bahagia yang penuh ketenangan hidup dan kasih sayang, hal ini terlihat dari firman Allah dalam surah Ar ruum ayat 21, yang telah dikutip diatas.

Penyaluran nafsu syahwat untuk menjamin kelangsungan hidup umat manusia dapat saja ditempuh melalui jalur luar perkawinan, namun dalam mendapatkan ketenangan dalam hidup bersama suami isteri itu tidak mungkin didapatkan kecuali melalui jalur perkawinan.
Adapun diantara hikmah yang dapat ditemukan dalam perkawinan itu secara garis besarnya adalah mengahalangi mata dari melihat kepada hal-hal yang tidak diizinkan syara’ dan menjaga kehormatan diri dari terjatuh pada kerusakan seksual. Hal ini adalah sebagaimana yang dinyatakan sendiri oleh Nabi dalam hadistnya yang muttafaqun alaih yang berasal dari Abdullah ibn Mas’ud,
”Wahai para pemuda, siapa di antaramu telah mempunyai kemampuan untuk kawin, maka kawinlah, karena perkawinan itu lebih menghalangi penglihatan (dari maksiat) dan lebih menjaga kehormatan. Siapa yang belum mampu hendaklah berpuasa, karena puasa itu baginya akan mengekang syahwat”.

Categorised in: ,

No comment for Tujuan dan Hikmah Sebuah Pernikahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *