Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA TERKINI » Keluarga Berencana (KB) dari segi agama Islam

Keluarga Berencana (KB) dari segi agama Islam

(96 Views) Agustus 31, 2012 11:00 am | Published by | No comment

Sebelum saya membicarakan lebih jauh pandangan saya tentang keluarga berencana dari segi agama Islam, alangkah baiknya kita memahami dengan jelas apa yang dimaksud dengan keluarga berencana tersebut. keluarga berencana merupakan usaha dan ikhtiar memperbaiki kualitas hidup, kebaikan yang mana didalamnya terdapat kebahagiaan dan kesejahteraan untuk kehidupan di dunia dan akhirat. hal ini sangat dianjurkan oleh ajaran agama Islam, Al Qur’an (Al qasas:77), “dan carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu untuk kebahagiaan di kampung akhirat dan jangan lupa bagimu dari kenikmatan dunia.
dan kita di anjurkan memanjatkan doa yang terdapat dalam surah Al-baqarah: 201: “ya tuhan kami, karuniailah kami kebaikan didunia dan di akhirat, jauhkan lah kami dari siksa api neraka”. hal ini berhubungan dengan usaha seorang manusia, karena setiap apa yang dilakukan oleh manusia harus di iringi usaha dan doa, Allah berfirman Al qur’an (Ar. Ra’du:11): “sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu kaum sehingga mereka berupaya merubah nasib mereka sendiri”.
kemudian kaitannya dengan keluarga berencana yang mana untuk menciptakan kualitas dan kesejahteraan keluarga Allah berfirman. Al qur’an (An Nisa:9): ” dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka keturunan yang lemah, yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.
dalam hal ini “keturunan yang lemah” adalah anak-anak atau cucu-cucu penerus kita, yang mana dalam keadaan fisik, ekonomi, pendidikan, agama, dsb. hal ini pun telah nampak disekitar kita kehidupan yang seperti ini.
Ajaran Islam bersumber pada Al-qur’an dan Hadist, Keluarga berencana memang tidak ditemui didalam kedua sumber tersebut, namun seperti yang saya dapat didalam sebuah seminar “kesehatan reproduksi” yang mana didalam agama Islam terdapat ayat yang mengatur jarak kehamilan, Al qur’an (Lukman:14), “dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik kepada kedua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun..”. dan QS Al Ahqaf:15, Al Baqarah:233.
seperti yang saya tulis di atas, generasi penerus yang lemah telah nampak disekitar lingkungan kita, apakah ini salah pemerintah, masyarakat, atau siapa? sampai saat ini hal ini masih menjadi bayangan hitam, di sisi lain pemerintah khususnya lembaga BKKbn mengeluarkan wajib KB dan sebagainya untuk mengatur dan membentuk kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat, namun ada yang menentang. saya kira kita semua harus membuka mata hati nurani kita liat sekeliling kita apa yang sebenarnya terjadi.

Categorised in: ,

No comment for Keluarga Berencana (KB) dari segi agama Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *