Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » SEPUTAR ISLAM » Teks Syarhil “Kedudukan Puasa Ramadhan”

Teks Syarhil “Kedudukan Puasa Ramadhan”

(167 Views) September 11, 2013 4:34 am | Published by | No comment

Assalamu’alaikum wr. Wb

Yang kami hormati bapak dan ibu dewan juri yang adil dan bijaksana
Yang kami sayangi hadirin yang berhadir d,tempat ini
Yang kami banggakan teman-teman peserta lomba

Pertama-tama dan yang paling utama, Yu’  kita mengucapkan puji syukur ke-Hadirat Ilahi Rabbi, yang mana telah menciptakan dunia yang d,tegakkan tanpa tiang, serta d, hiasi dengan panorama bulan dan bintang. Yang telah menciptakan lautan yang bergelombang, dan di hiasi dengan ikan dan terumbu karang. Tuhan yang maha pengasih tapi kasihnya tak pilih kasih, tuhan yang maha penyayang tapi sayangnya tak pandang sayang. Sehingga dengan kasih sayangnyalah kita semua dapat berkumpul, bertemu muka, beradu pandang, serta bersilahturrahmi , di dalam bulan suci yang penuh berkah ini dalam rangka…….

Yang kedua, Yu’ kita menghaturkan shalawat serta salam ke Hariba’an junjungan alam,  revolusioner dunia, Nabi akhir zaman, penyelamat  seluruh jagat, pemberi syafa’at di hari kiamat, beliau tak pernah meninggalkan shalat apalgi sampai berbuat maksiat, beliau adalah Baginda Nabi besar Muhammad Saw. Yang telah mendobrak pintu ke bhatilan, menghancurkan pintu kemaksiatan, serta menghancurkan lembaran-lembaran ke zhaliman dengan bermandikan iman, islam, dan ihsan.
Hadirin sekalian, yang sekarang lagi focus natap saya..
Sebagaimana, kita maklum waktu yang berjalan, pergantian matahari dan bulan serta perubahan zaman telah menghantarkan kita memasuki bulan  ramadhan yang mana perkembangan zaman semakin pesat, gedung-gedung semakin bertingkat, alat transportasi semakin padat, hingga sampai pada akhlak remaja dan anak-anak, berbau maksiat.
Setiap kemajuan tidak membawa hal-hal yang negatif, namun akan menghaasilkan hal-hal yang positif, untuk mengatasi hal-hal ini, izin kan kami menyampaikan sebuah syarahan Alqur’an, yang semuanya telah kami rangkum, padat dan ber isi, serta actual, terpercaya, dan tajam, setajam silet..dengan member judul :
“Kedudukan Puasa Ramadhan”
Sebelum kita melangkah lebih jauh, marilah kita bersama-sama mendengarkan lantunan ayat suci Al-qur’an dalam surah Al Baqarah ayat 183: berikut ini
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,    
Hadirin yang kami hormati
Sungguh suatu kebahagiaan manakala kita diberi kesempatan oleh Allah subhaanahu wa ta’ala untuk berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan. Nikmat yang besar ini patut kita syukuri, melalui tiga cara dengan hati, perbuatan dan ucapan kita, mungkin saat ini kita bersyukur terlebih dahulu dengan cara yang paling mudah yaitu dengan mengucapkan kalimat alhamdulillahhirabbil alamin,  karena telah diberi kemampuan serta kemauan untuk memasuki bulan suci ramadhan.  karena pada bulan ini, Allah SWT banyak melimpahkan karunia-Nya dan melipatgandakan pahala bagi amalan shalih seorang hamba. Sebuah keutamaan yang sudah tidak asing lagi bagi kita.
Bulan ramadhan sering disebut juga dengan bulan penuh ampunan, karena apa didalam bulan ramadhan orang-orang saling bermaafan, saling berjabat tangan, sehingga hanya menghadirkan sebuah kebahagiaan.
Saudaraku  yang sedang duduk tertunduk asal jangan sampai ngantuk.
 Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari lima Rukun Islam, maka perhatikanlah benar-benar rukun asas ini, agar dosa-dosamu yang lalu benar-benar diampuni. Yang mana asas-asas tersebut dalam bentuk:
1.      Puasa haruslah Karena iman mu, bahwa Allah mewajibkan berpuasa.sebagaimana  firman-Nya dalam surah Al-baqarah ayat 185:
Artinya: barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,
2.      Mengetahui dengan keyakinan bahwa puasa Ramadhan merupakan salah satu dari lima pondasi yang telah Islam bangun. Berimanlah dengan hal itu. Mengetahui pentingnya puasa, serta kedudukannya dalam agama Islam ini. Rasulullah -shalallahu alaihi wasalam- bersabda dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar -radiallahu’anhu-:
“Islam dibangun atas lima perkara: Persaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah (Kakbah) dan puasa Ramadhan.”
[HR. As-Syaikhân (al-Bukhari dan Muslim)]
3.      Yakinilah bahwa pada puasa Ramadhan terdapat kebaikan untukmu, karena yang mewajibkannya adalah Allah yang mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk-Nya.
4.      Jika berpuasa, harapkanlah pahalanya di sisi Allah.Jangan mencari sesuatu selain pahala puasamu di sisi Rabb-mu. Jangan termasuk mereka yang berniat puasa agar terjaga dari penyakit, mengobati sakit yang diderita, ingin mengurangi berat badan atau semata mengurangi hawa nafsunya tanpa mengharapkan pahala dari Allah.
5.      Jika engkau berpuasa, wahai saudaraku Muslim, hendaknya yang ada di benak, pikiran dan hatimu adalah menginginkan  ridha Allah semata. Jika engkau menjalani puasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka engkau akan mendapatkan pengampunan dosa-dosa (kecil) yang telah lalu dengan keutamaan dan rahmat Allah.
Hadirin yang lagi duduk, yang tertunduk, tapi ingat jangan sampai ngantuk.
Demikian lah syarahan kami, yang mana kedudukan Puasa Ramadhan ini termasuk dalam 5 pondasi agama Islam, yang mana tertera di dalam Rukun Islam, semoga apa yang kami sampaikan ini dapat membawa manfaat dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Amin.
Kiranya hanya ini yang dapat kami sampaikan, ingin rasanya kami melangkah jauh lebih ke depan, namun waktu yang lebih menentukan, indahnya malam karena ada bulan dan bintang, indahnya lautan karena ada terumbu karang, indahnya pertemuan namun sayang ada perpisahan.
Kata pepatah: kalau pedang melukai tubuh masih ada harapan tuk sembuh, tapi kalau lidah meluakai hati kata orang: kemana obat hendak dicari.
wassallaamm
Categorised in:

No comment for Teks Syarhil “Kedudukan Puasa Ramadhan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *