Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » HUKUM » Prinsip Dasar dan Asas Peradilan Islam

Prinsip Dasar dan Asas Peradilan Islam

(211 Views) Juli 12, 2014 3:08 am | Published by | 2 Comments

Prinsip-prinsip peradilan syariah Islam merupakan prinsip-prinsip dasar dalam penyelenggaraan peradilan. Peradilan syariah Islam sebagai bagian dari struktur hukum syariah tidak terpisahkan dari sistem hukum syariah Islam yang juga mengalami perkembangan sejalan dengan perkembangan budaya hukumnya. Prinsip-prinsip dasar peradilan syariah Islam, yaitu:

1.      Dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan perintah syariah Islam;
2.      Kedudukannya merupakan bagian dari system kekuasaan Negara;
3.      Kelembagaanya merupakan symbol syariah Islam;
4.      Dilakukan oleh aparat hukum yang beragama Islam sebagai bagian dari pengamalan syariah Islam dan symbol syariah Islam;
5.    Berfungsi member pelayanan hukum dan keadilan berdasarkan syariah Islam, mengawal dan menegakkan serta mengembangkan syariah Islam;
6.      Setiap masalah yang terhadapnya berlaku ketentuan syariah Islam wajib diselesaikan menurut hukum syariah Islam;
7.      Setiap sengketa atau perkara yang tunduk kepada hukum syariah Islam penyelesaiannya menjadi kompetensi absolut peradilan syariah Islam.
Asas peradilan syariah Islam, adalah:
1.      Asas rahmatan lil’alamin merupakan asas umum (universal) dalam ajaran Islam. Rahmatan lil’alamin berarti “rahmat bagi seluruh umat dan alam semesta”. Asas ini berarti bahwa kehadiran Agama Islam harus membawa rahmat bagi seluruh umat tanpa diskriminasi. Demikian pula kehadiran peradilan syariah Islam harus pula membawa rahmat bagi umat tanpa diskriminasi.
2.      Asas menghargai hak asasi manusia merupakan asas dasar dalam Islam bahwa seseorang tidak dapat dipaksa untuk masuk agama Islam dan tunduk kepada hukum syariah Islam[14].

 


[14] A. Mukti Arto, Op.cit, h.38
Categorised in:

2 Komentar for Prinsip Dasar dan Asas Peradilan Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *